Monday, September 23, 2019

Ketika Akhirnya Kita (Tak) Berjodoh


Disclaimer: 
Kisah yang ditulis dalam artikel ini based on true story dan mungkin saja memiliki kesamaan dengan apa yang dialami oleh pembaca. Mohon menilai kisah tersebut secara seimbang.


Menemukan pasangan hidup bisa jadi salah satu hal yang paling memusingkan membuat penasaran. Selain memikirkan kapan waktu indah itu tiba, pikiran untuk bisa menikah dengan sosok yang tepat kerap menghantui. Pertanyaan seperti, "Siapakah jodoh saya? Apakah nanti saya akan cocok dengannya?" layaknya teka-teki yang sulit sekali terjawab. Wajar saja, karena kita tidak pernah tahu siapa dan seperti apa dia. Only God knows. Ya, seperti itu jawabannya.

Berbagai cara kemudian dilakukan untuk mengusahakan pertemuan itu. Mulai dari membuka diri, memperluas jaringan dan tergabung dalam berbagai komunitas, menggunakan aplikasi online hingga meminta dikenalkan oleh orang tua, saudara atau teman. Semua itu dilakukan sebagai bagian dari ikhtiar menemukan dia yang selalu menjadi puzzle dalam hidup kita. Meskipun sebenarnya ada hal yang lebih berat dari sekedar menemukannya, yakni meyakinkan hati apakah kita benar-benar ingin membersamainya di sisa usia.

Keraguan kadang dialami oleh banyak pasangan yang sudah saling bertemu, merasa cocok kemudian sepakat untuk menikah, seolah-olah memakan semua keyakinan yang pernah terpatri di dalam hati, menceraiberaikan keinginan menjadi angan-angan. Yang tadinya jelas dan terang, lama-lama menjadi kabur dan buram. Tapi itulah kenyataannya - bahwa rencana pernikahan yang sudah di depan mata bisa tiba-tiba berakhir begitu saja. Semua yang sempat terlihat indah mendadak terlupakan bahkan seketika lenyap tak berbekas.


Latest Instagrams

© A Little Bit of Nisa. Design by FCD.