Saturday, October 13, 2018

5 Tips Bagi Wanita yang Ingin Sukses Menyajikan Presentasi Ilmiah


Hey, Ladies!

Paper-mu baru saja diterima untuk dipresentasikan di sebuah konferensi ilmiah? Selamat! Tandanya kamu tinggal mempersiapkan diri agar bisa sukses menyajikan hasil penelitian atau studimu di konferensi tersebut. Oh ya, di mana pun lokasi konferensi akan berlangsung, sebelum itu pastikan dulu bahwa kamu bisa berangkat ya. Apalagi jika kamu akan mengikuti konferensi ilmiah internasional yang butuh biaya yang tak sedikit. Seringkali, masalah dana menjadi kendala seseorang untuk bisa berangkat menghadiri sebuah pertemuan ilmiah semacam ini. 

Nah, jika hal tersebut bukan lagi masalah buatmu, maka selanjutnya yang harus kamu lakukan adalah mempersiapkan presentasi itu sendiri. Menyajikan sebuah presentasi agar menarik dan tidak membosankan bukan perkara yang gampang. Salah satu motivator wanita terkenal, Merry Riana, mengungkapkan salah satu rahasia agar seseorang bisa percaya diri saat melakukan presentasi di depan orang lain adalah prepare. Sebelum kamu memulai sebuah presentasi, ada baiknya kamu mempersiapkan segala sesuatunya, seperti tips saya berikut ini. 



Siapkan bahan presentasi semenarik mungkin 


Hal pertama yang mesti kamu persiapkan ya tentu saja bahan atau materi presentasi. Sebuah presentasi ilmiah biasanya tidak membutuhkan waktu lama, yakni sekitar 10-15 menit. Untuk itu, buatlah materi yang ringkas, namun tetap berisi, mudah dipahami dan terlihat menarik oleh audiens kamu. Nggak perlu terlalu banyak memasukkan teks pada materi presentasi kamu, karena yang seperti ini biasanya membuat audiens kamu lebih cepat bosan. Selain itu, kamu akan cenderung untuk membaca. Tampilan visual seperti grafik dan gambar yang colourful biasanya membantu audiens kamu untuk lebih tertarik dengan materi yang kamu sajikan. 


Jangan asal ‘tembak’ audiens 


Eh, maksudnya apa? Kok main tembak-tembakan sama audiens? He he he. Maksudnya di sini, kamu harus bisa mengenali siapa saja audiensmu dan jangan menganggap bahwa semua audiens itu sama saja dan tidak ada bedanya. Mengenali audiens akan membantu kamu untuk tahu apa saja sih sebenarnya yang ingin mereka dengar dari kamu. Jangan sampai orang yang mendengarkan presentasimu justru jadi merasa kebingungan sendiri dengan apa yang kamu sampaikan, karena presentasimu nggak nyampe ke mereka, alias nggak nyambung. Sebuah pepatah mengatakan tak kenal maka tak sayang. Pelajari latar belakang profesi, pendidikan atau minimal asal institusi mereka. Bagaimana ya caranya? Kesempatan untuk berkenalan dengan calon audiensmu bisa kamu peroleh kapan saja sebelum waktu presentasimu tiba, seperti saat istirahat dan makan siang, di sela-sela sesi poster atau saat sama-sama mendengarkan presentasi orang lain. Siapa tahu kamu pun bisa jadi nambah jejaring pertemanan di dunia karir. 


Check and re-check 


Kenalan dengan calon audiens sudah, lalu apa lagi ya yang harus dilakukan sebelum presentasi? Menyajikan presentasi sama halnya seperti penyanyi yang sedang manggung. Sebelum pentas, biasanya seorang penyanyi akan mengecek semua perlengkapan menyanyinya, mulai dari busana kostum, audio atau sound system, pencahayaan hingga lokasi panggung. Nah, agar lebih siap, biasanya seorang presenter juga dianjurkan melakukan hal yang sama. Kamu mungkin bisa meluangkan waktu mengecek lokasi ruangan/venue pada saat akan menyajikan presentasimu nanti. Oh ya, jangan lupa juga untuk mengecek perlengkapan pendukung, contohnya laptop yang akan digunakan untuk menyajikan slide power point, posisi layar dan tempat duduk audiens. Kamu bisa sit in di ruanganmu sehari atau beberapa jam sebelumnya, sambil mendengarkan presentasi orang lain. Dengan begitu, kamu pun bisa belajar bagaimana cara orang lain menyajikan presentasinya. 


Dress up with your best outfit 


Saya sering melihat presenter yang terlalu fokus dengan materi presentasinya, namun tidak memperhatikan hal yang tidak kalah penting, yaitu hal yang berkaitan dengan penampilan fisik. Penampilanmu di depan audiens adalah cerminan yang menunjukkan siapa diri kamu sebenarnya – apakah kamu memang terlihat seperti seseorang yang profesional, berpengetahuan, menyenangkan dan bahkan layak untuk didengarkan. Terutama buat kamu ya ladies, penampilan seringkali dianggap nomor satu. Ya, I couldn’t agree with you more, he he he. Jadi, upayakan berpakaian seperti audiens. Jika rata-rata pesertanya berpakaian rapi dan formal, maka kamu juga harus berpakaian rapi dan formal. Seorang penyaji oral wanita biasanya akan mengenakan kemeja yang ditambah dengan blazer, atau blus yang dipadupadankan dengan rok atau celana. 


Lakukan latihan yang cukup 


Latihan, latihan dan latihan. Ini adalah hal terakhir yang penting dilakukan oleh setiap presenter. Mengapa penting? Dengan semakin banyak latihan, penguasaanmu terhadap materi tentunya akan semakin matang. Latihan juga dapat membantumu menemukan cara terbaik dalam menyampaikan presentasi, termasuk bagaimana cara kamu berbicara, bagaimana cara kamu mengatur body language kamu, bagaimana kamu menyesuaikan presentasimu dengan waktu yang tersedia, dan aspek lainnya. Selain itu, latihan akan membuat kamu jadi lebih percaya diri dan siap.

Bagaimana cara latihan presentasi yang baik? Seperti kebanyakan presenter, saya biasanya melakukannya di depan cermin sambil merekam dengan alat perekam audio atau video. Berlatih di depan cermin itu sangat efektif lho karena kamu bisa langsung menilai penampilan kamu sambil membayangkan ketika tampil nanti. Selain itu, kamu juga bisa sambil mengecek bahasa verbal dan bahasa tubuh yang kamu gunakan, serta ketepatan waktumu dalam berbicara. Hal yang juga sering saya lakukan adalah berlatih di hadapan teman atau orang lain. Dengan begitu, saya jadi bisa mendapat penilaian objektif dari mereka. 

Jadi... apa kamu sudah siap untuk unjuk gigi di seminar internasional yang akan kamu hadiri dalam waktu dekat? Semoga tips ini bisa membantu menghilangkan rasa cemas dan kekhawatirmu saat mempersiapkan presentasimu nanti ya.


Pengalaman pertama saya saat menyajikan presentasi ilmiah di Bangkok, Thailand, Juli 2018

--> --> --> --> --> --> --> --> --> --> --> -->


--> --> --> -->

Post a Comment

Terima kasih atas kunjungannya. Silahkan berikan tanggapan atau pertanyaan di kolom komentar.

Latest Instagrams

© A Little Bit of Nisa. Design by FCD.