WISATA MALAM DI TOKYO & OSAKA YANG PATUT DICOBA

Monday, May 09, 2016


Assalamu'alaikum.

Hi guys!

Apa kabar liburan panjang 4 hari kemarin? Ada yang sempat menghabiskan waktu di luar kota? Masih ngomongin soal liburan, entah mengapa saya nggak pernah bosan untuk berbagi cerita dan pengalaman tentang perjalanan wisata saya ke Jepang Maret lalu. Kali ini saya akan memberikan sedikit ide berwisata di sekitar Tokyo dan Osaka khususnya pada malam hari. Tempat-tempat wisata di Jepang umumnya memang dibuka sejak pagi hingga sore hari, tapi kamu tentunya juga bisa berwisata di Jepang saat malam hari. Malam di Jepang tidak selalu harus dihabiskan di tempat-tempat hiburan seperti pub, club atau karaoke. Kamu juga bisa melakukan hal menarik lainnya. Beberapa ide berikut mungkin dapat menambah referensi kamu yang akan berencana menikmati indahnya suasana malam di kota Tokyo - Osaka. 

WISATA KULINER

Jepang memiliki banyak pilihan surga wisata kuliner malam yang sayang untuk dilewatkan. Banyak restoran atau kedai makan yang sengaja buka lebih lama saat malam hari. Di Osaka, misalnya, ada sebuah daerah yang sangat populer dengan pusat wisata kulinernya. Penasaran?


1.  Takoyaki & Okonomiyaki di Dotonbori, Osaka

Menyusuri malam dan menikmati kuliner di kawasan Dotonbori

Tempat yang satu ini mungkin menjadi salah satu destinasi wajib wisatawan yang datang ke kota Osaka. Osaka dikenal merupakan kota asal kuliner Jepang berbahan dasar gurita. Yup, apalagi kalau bukan Takoyaki dan Okonomiyaki. Rasanya nggak afdhol jika nggak sempat mampir mencicipi makanan khas negeri Sakura ini. Di Osaka, terdapat kawasan yang merupakan surga Takoyaki dan Okonomiyaki, apalagi kalau bukan jalan Dotonbori. Di kawasan ini sendiri, terdapat berbagai kedai Takoyaki dan Okonomiyaki yang hampir-hampir mirip cara penyajiannya, lengkap dengan proses pembuatan Takoyaki yang dilakukan di depan kedai sehingga pengunjung bisa melihat langsung. Kedai makannya pun terbilang unik dan antik, dengan berbagai ornamen gurita yang terpasang di atas kedai, menandakan secara jelas bahwa kedai tersebut menjual Takoyaki dan Okonomiyaki. Seru ya?!

Lokasi: Creo-ru Takoyaki and Okonomiyaki, Dotonbori, Osaka


2.  Crepés di Takeshita - Harajuku, Tokyo


Etalase crepés yang menggugah selera di Marion Crepés, Harajuku

Kalau tadi kita udah icip makanan yang enak di kota Osaka, kali ini saya mengajak kamu berwisata kuliner yang patut kamu coba di sekitaran Tokyo. Siapa yang nggak pernah mendengar daerah Harajuku? Daerah ini merupakan salah satu pusat belanja dan wisata malam yang seru banget. Harajuku sendiri berdekatan dengan jalan Omotesando yang juga merupakan pusat belanja di Tokyo. Kalau ngomongin soal wisata kuliner di Harajuku, maka kamu perlu mampir ke jalan Takeshita (Takeshita Dori). Pasalnya di sini banyak penjual Crepés yang tentunya bisa kamu coba. Salah satunya yang terkenal adalah Marion Crepés. Yang menarik adalah semua menu Crepés yang dijual bisa kamu liat di depan etalase toko tersebut. Wah, pastinya menggoda banget ya! Saya sendiri sampai bingung mau pilih yang mana. Harga seporsi Crepésnya terbilang cukup terjangkau, yaitu sekitar ¥300-¥800. Jadi, kamu mau pilih yang mana nih?

Lokasi: Marion Crepés, Takeshita dori, Harajuku


3.  Cat Cafe di Shinjuku, Harajuku dan Ikebukuro, Tokyo

Bermain bersama kucing sepuasnya di Mocha Café

Mocha Café di Harajuku

Ingin menghabiskan malam yang nggak biasa di Tokyo? Maka mengunjungi Neko Cafe atau kafe kucing bisa jadi alternatif kamu lho! Sesuai namanya, cafe ini memberikan kesempatan kepada pengunjungnya untuk bisa bermain dengan berbagai jenis kucing yang dipelihara oleh pemilik cafe tersebut. Pastinya kamu akan betah berlama-lama berada di dalam cafe karena kamu nggak cuma disuguhi makanan dan minuman yang enak tapi juga teman yang nggak biasa. Di Neko Cafe sendiri kamu bisa bermain dengan kucing sepuasnya dengan cukup membayar biaya rata-rata ¥1000-1200 per jam. Kamu tentu saja bisa menyesuaikan waktu bermain kamu bersama si kucing. Beberapa cafe bahkan menyediakan waktu yang lebih fleksibel, misalnya Mocha Cafe di Harajuku, Tokyo menawarkan waktu minimal yaitu 10 menit yang akan ditambahkan biayanya untuk 10 menit berikutnya, dan seterusnya, dengan lama kunjungan maksimal 1 jam atau seharga ¥1200. Jadi kamu tidak perlu menghabiskan waktu hingga 1 jam di sana. Buat saya, 40 menit saja sudah cukup untuk membuang kepenatan setelah seharian berjalan kaki menyusuri Meiji Jingu. Mocha cafe sendiri memiliki banyak cabang di Tokyo, di antaranya Shibuya, Ikebukuro dan yang baru saja dibuka adalah cabang Harajuku. Meskipun bukan salah satu kafe kucing tertua di Jepang, Mocha cafe memberikan nuansa cafe yang modern tapi tetap nyaman.
Tips: Buat kamu yang suka banget sama kucing dan ingin berinteraksi dengan mereka, belilah beberapa makanan kucing karena itu akan membuat para kucing berlari mendekatimu, hi hi hi.   
Lokasi: Mocha cafe berada di seberang exit gate Meiji Jingu arah Harajuku station. Berada di gedung  yang sama dengan Docomo, lantai 4. Website http://catmocha.jp/


4.  Japanese Wagyu BBQ di Shibuya, Tokyo

Japanese BBQ di Gyumon, Shibuya

Butuh sedikit energi setelah lelah beraktifitas seharian di jalanan Tokyo? Jika iya, berarti kamu perlu mencicipi Japanese Wagyu BBQ (baca: Yakiniku). Yakiniku adalah salah satu magnet kuliner di Jepang. Ciri khasnya cuma satu, yakni penggunaan daging wagyu khas Jepang. Daging wagyu Jepang sangat terkenal akan kualitasnya. Hal ini ditandai dari tekstur daging yang serupa dengan marble, maka tak heran jika daging ini juga sering disebut dengan istilah the marble meat. Daging wagyu Jepang yang sangat terkenal tentu saja berasal dari Kobe, namun beberapa daerah lain seperti Kagoshima, juga terkenal sebagai penghasil daging wagyu yang amat empuk.

Sebenarnya di Tokyo sendiri, ada banyak tempat yang bisa kamu kunjungi untuk mencicipi lembutnya daging wagyu panggang, namun perlu dicatat ya buat kamu yang Muslim, tidak semua restoran tersebut halal. Restoran Gyumon di daerah Shibuya, Tokyo mungkin bisa menjadi alternatif pilihan kuliner malam kamu di Tokyo. Restoran halal ini pun ternyata cukup terkenal di kalangan Muslim Malaysia dan Indonesia yang tinggal di Tokyo. Meskipun tempatnya agak sempit dan sering sekali penuh, it's totally worth trying! Harga seporsi satu set yakiniku yang biasanya dibandrol sekitar ¥4000-¥5000, di restoran ini cuma dihargai ¥3000. Dari jenis daging yang digunakan memang terlihat bukan salah satu yang premium, tapi yakiniku-nya betul-betul juara lho! Dagingnya masih juicy dan empuk. Pokoknya kamu patut datang dan mencoba sendiri ya! 
Tips: Agar lebih hemat, kamu bisa menikmati yakiniku dengan cara sharing! Kamu tidak harus memesan satu set yakiniku untuk tiap orangnya, tapi cukup beberapa set saja lalu kamu share bersama teman dan keluarga. 
Lokasi: Gyumon Halal Japanese BBQ, 3-14-5 Shibuya, Tokyo


WISATA BELANJA

Selain surga makanan, Jepang juga dikenal sebagai salah satu surga belanja di dunia. Berbagai macam produk mulai dari fashion, barang elektronik dan gadget hingga kitchenware bisa kita temukan di kota Tokyo dan Osaka. Produk buatan Jepang memang terkenal unik dan sophisticated. Nah, kalau kamu enggan menghabiskan waktu belanjamu di siang hari, kamu tentu saja bisa melakukannya di malam hari. Beberapa lokasi belanja seperti Shibuya, Shinjuku atau Omotesando adalah deretan tiga terbaik. Di Shibuya sendiri kamu bisa mengunjungi beberapa pertokoan dan shopping mall yang berada tidak jauh dari Shibuya crossing, di antaranya Shibuya 109, Shibuya Parco, Shibuya Marui dan masih banyak lagi. Sama halnya dengan Shibuya, Shinjuku juga menyuguhkan berbagai daya tarik yang sayang untuk dilewatkan oleh kamu lho para shopaholic. Jika ternyata kamu nggak sempat untuk datang ke kawasan Shibuya, maka kamu bisa menyambangi beberapa department store di dekat stasiun Shinjuku, seperti ISetan, Lumine atau Keio. Psst, tahu nggak kalau ternyata stasiun kereta Shinjuku merupakan stasiun tersibuk di negeri Sakura! Jadi, kamu jangan sampai nyasar ya!

Selain Shibuya dan Shinjuku, Tokyo juga memiliki lokasi surga belanja lainnya yaitu Omotesando. Nah, kalau yang ini, produk yang dijual rata-rata adalah produk impor atau yang bermerek internasional. Jadi barang-barangnya memang lebih branded dan obviously mahal. Beberapa merek produk yang bisa kamu temukan di sini antara lain Prada, Louis Vuitton, Alexander McQueen dan Gucci.
Tips: Jika kamu berkunjung ke kawasan Shibuya menggunakan kereta subway, jangan lupa untuk singgah dan berfoto sejenak di patung Hachiko. Kamu bisa mendapati lokasi patung tersebut persis setelah keluar dari exit Hachiko statue. Selain itu, jangan lupa untuk mengabadikan momenmu bersama ratusan pejalan kaki yang berjalan di Shibuya crossing. Mau dapat foto yang iconic? Cobalah untuk mampir ke Starbucks yang persis berada di seberang stasiun dan memotret pemandangan tersebut dari lantai 2 gedung. Dijamin foto kamu persis seperti yang ada di majalah-majalah, he he he. 

WISATA JELAJAH KOTA

Menikmati malam di kota Tokyo dan Osaka tidak selalu harus dihabiskan dengan kegiatan belanja dan makan. Tokyo dan Osaka adalah dua kota di Jepang yang sama-sama menghadirkan keindahan malam sudut-sudut kotanya yang patut kamu jelajahi. Tiga tempat berikut mungkin bisa menjadi daftar tempat yang perlu kamu sambangi.

1. Tokyo Sky Tree

Pemandangan kota Tokyo yang cantik dari ketinggian 350 meter

Menara Tokyo Sky Tree adalah menara kedua yang ada di Jepang setelah Tokyo Tower. Konon, menara ini adalah menara tertinggi di dunia lho! Dengan ketinggian mencapai 634 meter, Tokyo Sky Tree menjadi salah satu objek wisata di Jepang yang patut kamu datangi jika kamu melancong ke Tokyo, khususnya pada malam hari. Dari kejauhan saja, menara ini terlihat cantik bermandikan cahaya lampu. Kamu bisa masuk ke dalam menara dan naik ke ketinggian 350 meter atau 450 meter agar bisa memandangi kota Tokyo yang indah di malam hari. Selain itu, di dalam menara kamu juga bisa menikmati hiburan lain seperti pementasan tari atau drama.
Tips: Setelah puas melihat berbagai sudut kota Tokyo di malam hari dari ketinggian 350 atau 450 meter, jangan lupa untuk berfoto di halaman Tokyo Sky Tree sebelum meninggalkan tempat ya!
Lokasi: Tokyo Sky Tree berada tidak jauh dari stasiun Tokyo Sky Tree. Kamu bisa mengaksesnya dengan menaiki kereta monorail khusus dari stasiun Asakusa atau stasiun Kita Senjyu. Tokyo Sky Tree buka pada hari kerja mulai jam 8 hingga 10 malam. Biaya tiket masuk menara adalah ¥2060 untuk ketinggian 350 m (Tembo Deck) dan tambahan ¥1030 untuk ketinggian 450 m (Tembo Galleria).

2. Odaiba (Rainbow Bridge)

Photo credit: Tripadvisor

Salah satu tempat indah berikutnya di Tokyo adalah Odaiba. Tempat ini patut menjadi destinasi wajib bagi kamu penikmat wisata malam. Di Odaiba sendiri, kamu bisa menemukan berbagai tempat wisata seperti mall dan pertokoan Decks Tokyo Beach, Museum Maritim dan DiverCity Tokyo Plaza dimana kamu bisa berfoto dengan Gundam raksasa. Tapi, ada satu spot foto yang iconic dan cantik jika dilihat pada malam hari, yaitu Rainbow Bridge. Saat liburan kemarin, sayangnya saya nggak sempat untuk mampir ke sana. Jembatan tersebut menghubungkan Odaiba dengan pusat kota Tokyo. Kenapa dibilang Rainbow Bridge? Mungkin karena efek cahaya lampu yang dipasang di jembatan tersebut berwarna-warni seperti pelangi. Tapi saya nggak tahu juga benar atau tidak, he he he. Yang pasti Rainbow Bridge pastinya akan mengingatkan kamu pada salah satu jembatan yang terkenal di Amerika Serikat. Hmm, kira-kira jembatan apa ya?
Tips: Kamu bisa mendapatkan foto Rainbow Bridge yang indah dari atas Decks Tokyo Beach, gedung Fuji TV atau Museum Maritim di Odaiba.

3. Osaka Castle

Keindahan Osaka Castle di malam hari

Siapa bilang Osaka Castle cuma bisa dinikmati pada pagi dan siang hari saja? Kalau kamu punya terlalu banyak daftar itinerary dan nggak sempat untuk menikmati keindahan Osaka Castle pada siang hari, maka cobalah untuk datang menjelang malam hari. Meskipun tidak memungkinkan untuk masuk ke dalam castle pada malam hari karena sudah tutup, tapi buat kamu yang hobi fotografi dan demen hunting foto, kamu tentu saja masih bisa menangkap foto Osaka Castle yang cantik! Dengan bermandikan cahaya lampu, istana Osaka Castle sangatlah menawan saat malam hari. Pastikan kamu tidak lupa membawa kamera poket atau DSLRmu ya! Dijamin nggak kecewa! :)
author image

ABOUT ANISSA

Anissa is a researcher and lifestyle blogger living in Jakarta. She writes mostly about her passions, which range from travelling, blog tutorial, study tips and her favourite homemade recipes!

7 comments

  1. Duh baca postingan ini jadi kangen Jepang.. Aku baru tau lagi ada Wagyu BBQ Halal di Tokyo, tau gitu sempetin icip-icip kesana hehe.

    Nice post btw, salam kenal! :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo! Salam kenal juga ya! ;)

      Kapan ke Jepang? Iya ada BBQ halal di Tokyo. Yang saya tahu ada 3 resto, salah satunya ada di Asakusa dan harganya lebih terjangkau, tapi saya nggak ke sana.

      Kalau belum sempat, berarti tandanya harus ke Jepang lagi! Hehe

      Delete
    2. untuk berhemat ... berapa kisaran harga makanan yg paket hemat? buat sarapan, makan siang, dan makan malam... trims .... untuk paket telepon juga ke indonesia, murah gak?

      Delete
  2. Aku jadi lapar liat yakinikunyaaaa. Seru ceritanyaaa. Semoga bisa travelling ke jepang bersama keluarga, aamiin.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah.. Jepang sangat menyenangkan Mbak! Aku aja pengen banget bisa ke sana lagi. Aamiin, aku doakan Mbak Lisna dan keluarga bisa menyusul segera 😀

      Delete
  3. aku berencana dinas ke jepang selama 2 bulan ... awal juni hingga agustus inshaa Allah. kl gk salah itu bertepatan dgn bln ramadhan, gimana sih jadwal puasa disana? sahur ... imsak ... tarweh ... dmn saja lokasi masjid?

    thanx (Irawan)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setau saya pas musim panas ya dan puasanya lebih lama dari Indonesia. Mas Irawan dinas di kota apa? Kalau lokasi mesjid, yang saya tau cuma satu ada di daerah Tokyo, namanya Tokyo Camii. Untuk jadwal puasa, coba cek http://www.muslimpro.com/

      Delete

Follow My Instagram

© A Little Bit of Nisa. Design by Fearne.