RESEP CHURROS

Friday, December 18, 2015


Hi food lovers,

Kali ini saya akan membagikan resep makanan ringan yang sayang untuk dilewatkan. Ada yang pernah mencicipi Churros? Makanan ringan asal Spanyol ini sekarang mulai banyak dijual di Indonesia. Teksturnya yang hampir mirip dengan kue soes, memang cocok jika disantap bersama secangkir kopi atau teh. Perbedaannya adalah cara menikmati kue Churros yang umumnya dicelup ke dalam cairan coklat. 

Dalam resep aslinya, Churros dibuat dengan cara digoreng dalam minyak cukup panas lalu diberi taburan gula halus. Namun di beberapa tempat, Churros dibuat dengan cara dipanggang agar dapat menghasilkan bentuk Churros yang lebih lurus dan lebih garing di permukaan jika dibandingkan dengan cara digoreng. Rasanya? Hmm, menurut saya sih sama saja. 

Nah, biar nggak penasaran bagaimana cara membuatnya, yuk dilihat resep berikut. Saya mengadopsi resep asli Churros yang digoreng. Bahan-bahan dasarnya dijamin nggak susah kok, hanya butuh sedikit tenaga saat mencampur adonan. Selamat mencoba ya! :)

28: A TURNING POINT

Monday, October 19, 2015

Bagi sebagian orang, momen pergantian usia adalah salah satu momen paling menyenangkan dalam hidup. Ucapan selamat bertabur do'a sering menjadi hal yang paling ditunggu-tunggu. Apalagi jika ada yang memberikan bingkisan cantik bertuliskan Happy Birthday to You! Indahnya. Namun, terlepas dari itu semua, pernahkah kita merasakan bahwa usia kita merefleksikan perubahan yang terjadi pada diri kita?

Suatu ketika saya pernah membaca sebuah artikel di internet berjudul Why Age 28 is A Turning Point for Many Single Woman yang ditulis oleh Pauline Millard. Terdengar berat ya? Ah, sebenarnya tidak juga. Ketika saya membacanya sampai selesai, saya langsung memiliki pemikiran, inikah yang terjadi juga pada saya? Ketika di sekeliling saya, teman-teman sekolah sudah banyak yang terlihat memajang foto bersama keluarga di media sosial. Ketika di Whatsapp grup pun, topik pembicaran sudah beralih ke pembicaraan tentang ribetnya mengurus rumah tangga. Kemudian tiba-tiba, saya merasa tersesat. Ada di kehidupan manakah saya saat ini?

RESEP SOP BUNTUT

Sunday, October 04, 2015



Masih seputar dunia per’daging’an, kali ini saya akan share resep sop yang pastinya sangat istimewa, yaitu Sop Buntut. Sop buntut adalah salah satu menu favorit saya dari begitu banyak menu masakan Indonesia yang pasti enak-enak (he he, ketahuan kalau saya doyan makan). Sampai sekarang saya nggak tahu tempat asal masakan ini, tapi terakhir kali saya mencicipi sop buntut yaitu di Rumah Makan Bu Ugi di kawasan dataran tinggi Tawangmangu, Jawa Tengah. Jadi, sebenarnya sop buntut bisa kita temukan di berbagai wilayah di pulau Jawa.

Kalau dari harga, masakan ini memang masuk daftar makanan Indonesia kelas mahal. Saya ingat sekali harga satu porsi sop buntut plus nasi di warung makan dekat kantor saya cuma sekitar 30 ribuan, tapi kalau sudah dijual di restoran, harganya bisa sampai dua kali lipat, sekitar 60-70 ribu. Nggak heran, harga buntut sapi juga tergolong mahal, jadi memang sebanding. Eits, tapi jangan sering-sering juga mengonsumsinya ya, nanti kolesterolnya bisa naik, he he he.

Nah, kalau kamu lagi dermawan sekali sama perut kamu, nggak ada salahnya lho sesekali memanjakan lidah kamu dengan sop buntut, apalagi buatan sendiri. Jadi, bagaimana kalau kamu coba membuatnya di rumah? InshaAllah nggak kalah deh rasanya sama yang kamu cicip di restoran. Bahan-bahannya juga nggak sesulit yang dibayangkan. Yuk, silahkan disimak resepnya :)


HOMEMADE BAKSO SAPI

Sunday, September 27, 2015


Orang Indonesia mana yang nggak suka dengan bakso sapi? Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa pasti sudah pernah mencobanya. Bahkan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, setuju dengan pendapat saya ini. Bakso adalah satu makanan Indonesia favoritnya. Nah, jika kamu adalah salah satu pecinta kuliner bakso dan juga demen masak, nggak ada salahnya sesekali mencoba membuat bakso sapi di rumah. Yang pasti bakso sapi buatan sendiri terbebas dari bahan pengawet dan inshaAllah lebih sehat dibandingkan membelinya di tukang jualan.

Oke, membuat bakso sapi saya akui susah-susah gampang. Saya sudah pernah beberapa kali mencoba membuatnya saat saya masih tinggal di Sydney. Sekedar tips, saya dulu hanya berbekal daging sapi cincang yang masih segar, air es dan tepung bakso instan yang bisa saya beli di toko Asia. Hasilnya? Enak dan yang pasti membal. Meski perjuangan yang ditempuh agar bisa disantap di mulut tidaklah mudah, he he he. 

Jadi, jika kamu memang ingin mencoba membuat bakso di rumah, nggak ada salahnya lho menggunakan tepung bakso yang beredar di pasaran. Selain praktis, semua bumbu yang dibutuhkan sudah ada di dalam tepung tersebut. Namun, jika kamu orang yang hobi memasak dan punya waktu luang lebih di rumah, nggak ada salahnya juga untuk mencoba membuat bakso sapi tanpa menggunakan bahan instan. 

HOW-TO: SURVIVE IN SYDNEY (PART 1)

Sunday, August 23, 2015




Salaam.

Adakah di antara kalian yang ingin sekali melanjutkan sekolah ke luar negeri? Saya yakin beberapa dari kalian akan menggangguk bahkan ada yang menjawab dengan lantang, "Ya, saya!", he he he. Great, lalu apakah Australia menjadi salah satu negara destinasi kalian untuk kuliah? Kalau iya, lantas di kota manakah itu? Jika Sydney jawabannya, maka ada beberapa survival tips yang patut kalian ketahui sebagai pelajar Indonesia. 

Sydney itu kota destinasi wisata nomor satu di Australia (versi 2015's Travelers Choice Tripadvisor). Selain itu, Sydney masih masuk dalam daftar 10 negara paling nyaman untuk ditinggali. Jadi, tak heran 'kan kalau banyak warga di seluruh dunia yang ingin sekali ke sana, termasuk warga Indonesia. Nggak hanya untuk sekedar berlibur, tetapi juga untuk melanjutkan studi. Bahkan menurut data Departemen Pendidikan Australia, jumlah pelajar Indonesia di Sydney meningkat seiring waktu hingga lebih dari 15 ribu pelajar (http://www.studiesinaustralia.com/studying-in-australia/why-study-in-australia/international-students-in-australia). Wuih, luar biasa! Semoga mereka ini yang akan menjadi calon agent of change Indonesia di masa depan ya. Aamiin. :)

Oke, Sydney itu emang destinasi favorit semua orang, tapi Sydney juga terkenal sebagai kota di Australia dengan biaya hidup paling mahal. What?! Yup, itu benar banget lho! Oleh karena itu, buat pelajar Indonesia yang sudah terbiasa memperoleh barang dengan harga murah di tanah air (seperti saya, he he he), harus pintar-pintar supaya bisa tetap survive tinggal di sana. Tips berikut adalah hasil pengalaman saya selama tahun 2014, jadi maaf kalau sedikit bersifat subjektif.  Mungkin saja tidak bisa diaplikasikan oleh semua orang. Maklum, saya sekolah karena menerima beasiswa, sehingga cara hidupnya akan berbeda dengan sebagian orang. Silahkan disimak ya!


SEBLAK BASAH ENDESS

Saturday, August 22, 2015


Assalamu'alaikum.


Siapa yang tak kenal Bandung? Kota dengan sebutan Paris van Java ini memiliki segudang kuliner yang enak dan maknyus. Salah satunya kuliner yang satu ini, Seblak. Buat orang Bandung atau Sunda, mereka pasti udah nggak asing sama Seblak. Seblak itu sebenarnya krupuk godog atau krupuk yang nggak digoreng melainkan direbus. Krupuk yang telah direbus itu pun kemudian dimasak bersama bumbu-bumbu yang membuatnya terasa gurih dan pedas. Endess deh pokoknya! Hehehe. Saya pun terinspirasi dari penjual Seblak di dekat rumah yang kalau saya perhatikan tiap hari, antriannya sampai ke jalan. Padahal tempat jualnya juga cuma warung sepetak. Usut punya usut, ternyata yang membuat orang ketagihan sama makanan ini adalah karena kepedasannya. Akhirnya, karena lapar sehabis pulang bekerja, kemarin sore saya mencoba membuat Seblak versi basah atau kalau dalam bahasa Jawa, Seblak Nyemek, hehe. Tingkat kepedasannya saya juga coba kurangi. Maklum, saya nggak terlalu tahan sama pedas. Hasilnya... kenyal-kenyal gurih pedas endess! Sepiring aja rasanya kok kurang, hehe. Oke, supaya kamu nggak kelamaan ngiler, bagaimana kalau sambil dicoba resep Seblak buatanku kemarin. Yuk..!

KETIKA GARUDA INDONESIA HARUS MENJEMPUTKU PULANG

Saturday, July 25, 2015


Another aeroplane
Another sunny day
I'm lucky, I know
But I wanna go home
Mmm, I've got to go home

(Michael Bublé - Home)

Sydney, 5 Januari 2015

Tak terasa hari ini saya harus pulang. Cerita satu tahun berada di negeri orang sebentar lagi harus saya sudahi. Sedih rasanya meninggalkan segenap kisah suka dan duka menjadi salah satu mahasiswa Indonesia yang mengenyam pendidikan di Australia. Tak terbayang saya harus meninggalkan teman-teman, sahabat, tempat tinggal, tempat kuliah dan berbagai kenangan yang terangkai di antaranya. Ah.. satu tahun menurut saya sudah cukup menghasilkan memori yang tidak akan saya lupa.

Pagi tadi, saya diantar seorang sahabat saya yang juga berkuliah di Sydney. Saya pun alhamdulillah sudah sempat berpamitan dengan penjaga apartemen atau caretaker yang sudah saya anggap paman saya sendiri. 

              "You'll have a great trip, dear", katanya seraya melepas kepergian saya.

LEBARAN SEBENTAR LAGI

Tuesday, July 14, 2015



...
Lebaran sebentar lagi
Tak ada miskin tak ada kaya
Semua sama di depan Tuhan
Yang berbeda cuma amalnya
Semua ingin Lailatul Qadar
Semoga kita mendapatkannya



Assalamu'alaikum.

Ada yang masih ingat lirik lagu di atas nggak? Pasti di antara teman-teman ada yang masih ingat tembang Islami yang pernah dibawakan oleh Bimbo dan dipopulerkan oleh Gigi! Yup, sekarang lagu tersebut dinyanyikan kembali oleh Afgan, Andien dan Nidji. Oke, kalau sudah ingat dengan lagu dan syairnya, tahu nggak kamu makna yang tersimpan dalam lagu tersebut?

Hmm.. Sebenarnya saya sedang tidak ingin membahas lagu, tapi beberapa kalimat yang ada pada lagu Lebaran Sebentar Lagi tadi ternyata memiliki makna yang dalam lho. Contohnya penggalan syair yang saya kutip di atas. Coba deh teman-teman perhatikan, di situ disebutkan bahwa ketika hari lebaran tiba, tidak akan ada perbedaan antara si miskin dan si kaya. Semua manusia akan sama di hadapan Tuhan YME, Allah SWT. Dalam lirik tersebut bahkan disebutkan bahwa manusia hanya akan dibedakan berdasarkan amalan-amalannya saja. Hal yang menarik lainnya adalah bagaimana manusia ingin mendapatkan Lailatul Qadar. Namun, sekarang pertanyaannya, apakah kita termasuk di antara mereka yang menginginkan malam yang agung tersebut? Apakah kita juga salah satu dari mereka yang akan memperoleh tanda-tandanya?

ELEMEN BLOG YANG WAJIB PUNYA!

Sunday, July 12, 2015


Assalamu'alaikum.

Beberapa hari ini saya lagi semangat mendesain ulang blog saya. Hmm, biasa nih, saya orangnya suka penasaran. Habis berburu pelajaran gratis tentang blog design di internet, akhirnya saya praktekkan juga. Alhamdulillah, sekarang blog saya sudah tampil lebih chic dan simple. Meskipun ada beberapa perombakan yang tergolong sulit, tapi hasilnya tetap terlihat memuaskan. 

Kalau menurut teman-teman sendiri, sebenarnya apa aja sih yang perlu kita tampilkan di dalam blog  agar blog kita terlihat bagus dan memikat pembaca? Well, tidak hanya tulisan yang menarik, tetapi desain dan tata letak setiap elemen juga sangat berpengaruh terhadap penampilan blog kita.

Jadi, ada beberapa elemen blog (atau biasa disebut widget) yang wajib kamu punya jika kamu ingin blogmu terlihat lebih menarik oleh pembaca, dan tentunya, akan meningkatkan jumlah pembaca setiamu. Berikut saya share daftar elemen blog dan tautan halaman web yang bisa kamu gunakan sebagai rujukan dalam mendesain ulang blogmu!

EARL GREY TEA COOKIES

Sunday, July 05, 2015



Assalamu'alaikum.

Kamu penyuka minum teh? Kalau iya, kamu pasti akan menyukai kue kukis yang satu ini. Saya sangat menyukai teh. Salah satu kesukaan saya yakni teh Earl Grey. Earl Grey tea adalah salah satu English tea yang sangat terkenal. Wanginya yang sangat harum biasanya membuat saya merasa relax dan nyaman. Apalagi minumnya ditemani aneka biskuit ringan. Saya kebetulan masih punya beberapa kantong teh Earl Grey yang saya beli saat masih di Sydney. Namun, teh ini biasanya bisa diperoleh di supermarket yang menjual aneka makanan dan minuman impor. Maklum, teh ini salah satu teh yang tergolong mihil, alias mahal, he he he. 

Oke, kali ini saya mau berbagi resep kue yang pastinya mudah dan enak. Kue ini kebetulan terinspirasi dari teh Earl Grey yang biasa saya minum. Tiba-tiba terlintas dalam pikiran saya, "kalau teh ini dibuat jadi bahan dasar kue, enak nggak ya?". Rasa penasaran ini akhirnya pun berujung dari pencarian resep Earl Grey tea cookies di internet. Bayangin deh, ternyata kue ini sudah sangat terkenal. Berbagai resep cookies berbahan dasar teh Earl Grey bisa dengan mudah kita temukan. Namun, resep yang paling original adalah resep dari Martha Stewart. Resepnya bisa dilihat di sini

Kue ini dibuat tanpa menggunakan telur sehingga bahan dasarnya so simpel, hanya tepung terigu, mentega dan gula, yang dicampur menjadi satu bersama dengan bubuk teh.

Mau tahu bagaimana cara membuatnya? Resep ini telah saya modifikasi dari resep asli Martha Stewart tanpa menggunakan orange zest, namun di sini saya menambahkan jumlah bubuk tehnya, esens vanila, dan sedikit roombutter agar lebih renyah.


MENAMPILKAN FOTO INSTAGRAM DALAM BLOG

Sunday, June 28, 2015



A photo posted by Anissa Rizkianti (@anissarizki) on


Assalamu'alaikum.

Rekan blogger,

Seperti kita ketahui, Instagram kini menjadi salah satu media sosial yang banyak digemari oleh berbagai lapisan masyarakat. Melalui Instagram, kita dapat memposting segala macam jenis foto atau gambar, mulai dari hasil fotografi, masakan, tempat-tempat wisata atau hang-out seru, bahkan produk-produk jualan bisa dengan mudah diunggah ke dalam Instagram.  Tahukah kamu kalau kamu bisa dengan mudah menampilkan postingan foto dari akun Instagrammu ke dalam blog? 

HOMEMADE SOFT FLATBREAD




Flatbread is one of my favourites. Back in Sydney, these were often times in my house when I had run out of rice. These were also used to be a brilliant lunchbox idea all the time. I bought some at supermarket, heat them up in the microwave for 40 seconds and filled them with as many as simple ingredients such as lettuce and tomato with leftover charcoal chicken, nugget or just fried egg. 

The truth is flatbread is yummy and healthy. It is soft, fluffy and a little bit chewy inside. I remembered I can easily find flatbread (also known as Naan bread) in most Indian restaurants and food stalls across the city. It is extremely versatile as it can be used in many different ways and it is really simple to make. It can also be delicious next to beef curry or served with some grilled meat as sandwich wraps if you like. 

In Indonesia, flatbread isn't really popular, but you can taste it as sandwich wrap, or here we call it as Kebab. It doesn't seem as the 'original middle-eastern Kebab' which refers to pieces of meat, fish or vegetables roasted or grilled on a skewer (here we call it as Satay, lol). Indonesian Kebab uses a soft flatbread rolled around the filling. 

Nevertheless, I really adore this lovely bread... so, after seeing some new Kebab stalls around my neighbourhood couple times, I decided to made these great flatbreads at home yesterday. I adapted from Melskitchencafe with added sugar and flour amounts. Have a go, and you will see how easy it is :)

AHLAN WA SAHLAN YA RAMADAN

Monday, June 15, 2015

Assalamualaikum.

Dear blogger yang senantiasa dirahmati Allah.

Sebentar lagi umat Muslim akan menghadapi bulan yang penuh ampunan dan berkah. Bulan yang dirahmati Allah, bulan Ramadan nur Karim! Bulan yang hanya muncul satu kali dalam setahun ini mungkin menjadi bulan yang paling ditunggu oleh umat Muslim di seluruh dunia. Tapi dengan seiringnya waktu yang sudah dekat, sudahkah kita bersiap diri menyambutnya?

Pagi ini, saya tiba di tempat kerja lebih awal. Alhamdulillah, jam 07.10 WIB saya sudah sampai di kantor lho! (Terus apa hubungannya sama persiapan Ramadan?) Sebenarnya nggak ada sama sekali, he he he. Cuma tiba-tiba kepikiran dengan Ramadan yang tinggal menghitung hari lalu saya bertanya pada diri sendiri, sudah sampai mana persiapan saya?

Sungguh saya tidak ingin melewati Ramadan tahun ini tanpa meningkatkan ibadah. Saya seperti ingin menebus Ramadan tahun lalu yang saya habiskan di negeri orang, yang jujur rasanya jauh sekali berbeda dari di tanah air. Lalu, ibadah apa yang ingin saya capai pada Ramadan kali ini? Sama halnya dengan Muslimah lainnya, ingin rasanya bisa merasakan sholat Tarawih berjama'ah, baik di rumah atau di masjid. Namun, selain itu, saya ingin bisa khatam Al-Qur'an dan rajin melakukan sholat Dhuha selama di kantor. Tak ada yang tak mungkin kan? Insha Allah.

Lantas, ada hal lain nggak sih yang harus dipersiapkan selama Ramadan nanti. Oke, ini sebenarnya gambaran garis besar saya, tapi mungkin hampir sama dengan yang (biasa) sahabat blogger lakukan saat menjelang Ramadan

MEMBUAT HALAMAN KONTAK PADA BLOG

Sunday, June 14, 2015


Assalamualaikum.


Sahabat blogger, tahukah kamu kalau sekarang kamu bisa membuat halaman kontak pada blog dengan menggunakan Google Form yang disediakan pada Google Drive? Tutorial ini khusus buat kamu pengguna Blogger ya.

MENGGANTI NAVIGASI "OLDER POSTS" DENGAN JUDUL POSTINGAN

Saturday, May 30, 2015

Assalamu'alaikum.

Teman blogger mungkin sering melihat sebuah blog yang menampilkan navigasi untuk postingan lama dan baru dengan judul postingan. Hal ini tentu saja akan mempermudah pengunjung blog untuk melihat postingan sebelum dan sesudahnya, 'kan. Lalu, bagaimana ya caranya?

Tidak perlu khawatir. Setelah menemukan tipsnya dari hasil pencarian di internet, saya akan berbagi tips bagaimana cara merubah teks navigasi postingan lama dan baru dalam blog kalian hanya dengan beberapa langkah berikut ini.

MUSHROOM TARTLETS

Sunday, May 24, 2015

Selamat pagi sahabat pembaca,

Sudahkah kamu memasak sesuatu hari ini? Saya punya resep seru nan praktis yang bisa kalian coba di akhir pekan yang cerah seperti sekarang ini. Resep ini hasil modifikasi dari bahan-bahan yang saya miliki untuk resep saya sebelumnya, Strawberry Cheese Danish (kalau lupa, resepnya bisa dilihat di sini).

Kebetulan saya masih memiliki beberapa lembar adonan puff pastry siap masak yang sengaja saya bekukan di dalam freezer. Setelah mencoba resep yang manis, bagaimana kalau kali ini kita coba resep yang gurih asin? Mushroom Tartlets. Makanan sejenis pai ini hampir mirip dengan pai jamur yang bisa kita temukan dijual frozen di beberapa food store atau supermarket. Yup, resep yang akan saya bagikan ini menggunakan jamur sebagai bahan utama isian. Tentunya juga dengan menggunakan adonan puff pastry. Mari kita lihat cara pembuatannya :)

CERITA DI BALIK SETIAP CERITA

Assalamu'alaikum.

Setelah sempat nggak ikutan IHB April Blog Post Challenge karena dihimpit kesibukan, maka kali ini saya putuskan untuk ikut meramaikan challenge selanjutnya. Kebetulan tema kali ini adalah "Behind the Scene of Your Blog Post". Wah menarik!

Sebenarnya saya belum terbilang blogger yang sukses, lho. Sering kali saya kena penyakit writer's block. You know what it is, kan? Kalau hari kerja, biasanya saya paling sulit menulis. Setiap malam sehabis pulang bekerja, saya sudah tidak punya gairah menulis lagi. Alih-alih capek, membuka laptop pun rasanya sudah malas bukan main. 

Memang tidak mudah untuk menjadi seorang blogger. Tapi, saya yakin banyak blogger di luar sana yang sukses menulis setiap saat tanpa mengalami penyakit seperti yang saya alami. Salah satunya adalah sahabat dunia maya saya, dek Primadita Rahma. Blognya bisa dilihat sini (Eh, saya nggak sedang promosi lho!). Menurut saya, dia itu patut dijadikan salah satu contoh blogger sejati karena dia mampu membagi waktunya untuk blogging di samping menyelesaikan kuliahnya. Pasti dia punya resep tersendiri hingga bisa rajin menulis di blog dan bisa menghasilkan tulisan yang bagus. Lantas, bagaimana dengan saya? 

Ada cerita apa di balik setiap cerita di blog saya?

STRAWBERRY CHEESE DANISH

Saturday, May 16, 2015


Dear food lover,

Libur weekend memang paling seru bersama keluarga ditemani kudapan yang spesial seperti Strawberry Cheese Danish yang sangat nikmat jika disantap saat sarapan di pagi hari. Danish pastry dikenal sebagai makanan manis khas Denmark yang terbuat dari adonan puff pastry dan memiliki tekstur yang berlapis. Salah satu jenis Danish pastry yang terkenal di seluruh dunia adalah Croissant. Teksturnya yang crispy dan memiliki rasa yang beragam menjadi pilihan yang cocok sebagai teman menikmati teh atau kopi di pagi dan sore hari. 

Saat ini, membuat kue dengan adonan pastry tidaklah sulit. Kita bisa dengan mudah menemukan adonan puff pastry yang siap digunakan di beberapa supermarket atau toko bahan kue. Resep ini salah satu yang tergolong mudah dan bahan-bahannya pun tidak sulit untuk ditemukan. Mau coba? Yuk, kita intip resepnya!

27 DAN MAKNA SEBUAH STATUS

Monday, March 30, 2015



Apa yang pertama terpikirkan olehmu ketika usiamu memasuki angka 27? 

Source: www.quickmeme.com

Bagi kebanyakan pria, 27 tahun mungkin adalah saat dimana mereka telah mencapai suatu tahap pendewasaan. Akan tetapi, bagi sebagian wanita, usia 27 bisa bermakna lebih dari itu. Sebuah survei menunjukkan bahwa pria akan mencapai titik usia paling matang pada umur 43 tahun, sedangkan wanita pada usia 32 tahun. Selain itu, pria lebih lama mengalami pendewasaan dibandingkan dengan wanita, yaitu sekitar 11 tahun.

Eh, kenapa saya jadi membahas soal umur ya?
Hmm, sebenarnya tulisan ini berangkat dari pengamatan saya ketika pernah tinggal di luar negeri (baca: Australia). Pasalnya ketika saya kembali ke Indonesia bulan Januari lalu, saya merasa tiba-tiba ada yang mengganjal di benak saya. Bagaimana ya pandangan orang terhadap saya ketika saya kembali berada di tengah-tengah mereka? Sebagian besar dari mereka tentu saja menyambut saya dengan ucapan selamat dan syukur, tapi tak sedikit pula dari mereka yang tampak semangat menanyakan ini: "UDAH SELESAI YA, TERUS KAPAN NIKAH?"

Seolah-olah seperti petir di siang hari bolong (maaf kali ini saya lebay, he he he), saya bingung lho ditanya begitu. Saya pun nggak tahu mau jawab apa. Rasanya jawaban "mohon do'anya" diiringi senyum tipis sudah menjadi jawaban andalan saya (hingga kini). Tapi yang semakin membuat saya kaget adalah ketika mereka mengaitkannya dengan umur: "UMURMU MEMANG BERAPA SIH SEKARANG?" Loh, memang ada apa dengan umur saya? Apa kaitannya?


MENJADI PENELITI UNTUK NEGERI

Sunday, March 22, 2015



Saya saat menjadi penyaji poster ilmiah di sebuah Simposium Kesehatan Nasional

Meneliti adalah...
 Berusaha melihat lebih dekat,
Mendengar cerita lebih lama,
Mengamati lebih seksama,
Mencoba mengerti dengan logika, dan 
Menarik analisis sesuai dengan kondisi nyata.

-----------------------------------------------------------------------------------------

Assalamu'alaikum.

Adakah di antara kalian yang pernah mendengar apa itu profesi peneliti? Tahu nggak sih apa saja yang peneliti lakukan di dalam pekerjaannya?

Menurut saya, tak banyak yang mengetahui profesi ini sebenarnya. Orang awam sering mengira bahwa peneliti itu cenderung seperti Einstein. Penampilannya terlihat sangat 'nerd' alias kutu buku dan sibuk bereksperimen untuk menghasilkan sebuah penemuan. Hmm, pada dasarnya, tidak semua peneliti demikian lho. Peneliti tidak selalu identik dengan orang yang 'freak' akan ilmu, senang menyendiri dan tidak memperdulikan penampilan. Sebaliknya, [eneliti itu ternyata sebuah profesi yang menurut saya sangat mengasyikkan. Mengapa?

MARTABAK MANIS (TANPA RAGI)

Sunday, February 01, 2015




Dear food lover,

Siapa yang nggak pernah bosen makan martabak manis?! He he he.

Makanan yang satu ini jelas sudah menjadi favorit bagi kebanyakan orang termasuk saya sendiri. Rasanya yang tentu saja manis dan legit paling pas disajikan sebagai sajian penutup. Istilah martabak manis ternyata ada macam-macam lho! Mulai dari martabak Bangka, martabak Terang Bulan sampai martabak manis Bandung. Ayo, kamu lebih suka beli yang mana? He he he. Isian martabak pun kini beragam, dari yang sangat sederhana seperti coklat meises, susu dan ketan item, sampai isian yang mahal sekali pun seperti selai coklat Nutella atau Toblerone.

Kalau kamu salah satu penyuka panganan yang satu ini, wajib sesekali mencobanya di rumah. Memang sih nggak usah pusing-pusing kalau lagi pengen. Tinggal keluar rumah sebentar, penjual martabak manis biasanya udah menjamur di pinggir-pinggir jalan. Tapi nggak ada salahnya lho kalau kamu mau membuatnya di rumah. Selain hemat, isiannya bisa kamu gunakan dengan bahan yang lebih variatif.

Setelah sebelumnya saya sudah pernah posting resep martabak manis di sini, kini saya mau membagi resep martabak manis yang tanpa menggunakan ragi. Memang apa sih bedanya? 

KONSEP HUJAN DAN RIZKI



Assalamualaikum.

Apa kabar teman-teman? Masih hujan kah di sekitar tempat tinggal kalian saat ini? Semoga hujan tidak membuat kita jadi justru lebih senang bermalas-malasan ya. He he he.

Memasuki musim penghujan, suasana memang seringkali membuat kita lebih senang berada di dalam rumah. Tak terkecuali saat akhir pekan datang. Rasanya kita tidak mau beranjak dari tempat tidur.

Akan tetapi, sebenarnya hujan itu adalah bagian nikmat Allah yang besar untuk kita. Mengapa?

Air hujan sebenarnya diturunkan ke muka bumi bukan tanpa tujuan. Allah SWT pernah berfirman:

وَمَا أَنْزَلَ اللَّهُ مِنَ السَّمَاءِ مِنْ مَاءٍ فَأَحْيَا بِهِ الْأَرْضَ بَعْدَ مَوْتِهَا وَبَثَّ فِيهَا مِنْ كُلِّ دَابَّةٍ

"Dan apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu Dia hidupkan bumi sesudah mati (kering)-nya dan Dia sebarkan di bumi itu segala jenis hewan." (QS. Al-Baqarah: 164)

Kita tahu bahwa air merupakan sumber kehidupan bagi manusia, hewan maupun tumbuhan, dan salah satu sumber datangnya air tersebut adalah melalui turunnya hujan dari langit. Maka bayangkan jika hujan tidak pernah turun di suatu daerah. Daerah tersebut akan dilanda kekeringan dan kehidupan pun akan ikut terganggu.

Sumber: images.google.com

Dari firman di atas, kita seharusnya sudah bisa mengambil kesimpulan bahwa Allah menurunkan air hujan untuk menghidupkan bumi dan segala isinya. Dari air hujan tersebut, Allah menumbuhkan segala jenis tanaman termasuk sayur mayur dan buah-buahan yang merupakan sumber makanan bagi kita, sebagaimana firman Allah SWT yang lain:

الَّذِي جَعَلَ لَكُمُ الْأَرْضَ فِرَاشًا وَالسَّمَاءَ بِنَاءً وَأَنْزَلَ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَأَخْرَجَ بِهِ مِنَ الثَّمَرَاتِ رِزْقًا لَكُمْ ۖ فَلَا تَجْعَلُوا لِلَّهِ أَنْدَادًا وَأَنْتُمْ تَعْلَمُونَ


"dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezki untukmu." (QS. Al-Baqarah: 21)

TACO FRIES WITH SMOKED CHEESE AND MUSHROOM

Wednesday, January 21, 2015




Dear friends,

How are you today? Demi mewujudkan resolusi blog saya di tahun ini, saya akan mulai mem-posting tulisan di blog setiap minggunya. Bismillah! 

Hari ini saya mau bagi-bagi resep istimewa yang bisa teman-teman coba di rumah. Resep kali ini mungkin judulnya agak kebarat-baratan, he he he. Resep ini mengingatkan saya dengan salah satu restoran cepat saji Lord of the Fries di Melbourne yang menyajikan menu kentang goreng dengan berbagai macam saus topping di atasnya. Kayaknya enak juga kalau saya bisa bikin di rumah, he he he.

Meski terlihat western, tapi saya yakin resep ini bisa teman-teman coba dengan menggunakan bahan-bahan lokal yang bisa dengan mudah ditemui di sekitar kita. Kalau kalian pecinta kentang goreng (fries/chips), dijamin resep ini bisa jadi alternatif yang pas untuk menemani kalian nonton TV atau berkumpul bersama keluarga. Tapi ada satu hal yang harus kalian waspadai ya! Kalorinya! He he he. Pasalnya, resep ini menggunakan minyak untuk menggoreng kentangnya dan tentu saja si keju yang melengkapinya. 

Selain itu, teman-teman juga harus menyiapkan bumbu utama dalam resep ini, yakni Taco seasoning (bumbu Taco). Bagi sebagian dari kalian, Taco mungkin tidak asing di telinga. Taco adalah sejenis makanan asal Meksiko yang dihidangkan menggunakan roti tortila dan berisi bermacam-macam jenis isian, seperti daging atau seafood, daun selada, potongan tomat dan bawang bombai. Bumbu yang digunakan sendiri sangat khas. Bumbu ini pun bisa kita buat sendiri, lho! Bahan-bahannya relatif tidak terlalu sulit karena hanya menggunakan campuran bahan-bahan kering, yakni cabai bubuk, bawang putih bubuk, oregano, paprika bubuk dan kunyit bubuk. Hanya saja, dalam resep ini saya menggunakan bumbu yang sudah jadi atau mix powder. Bumbu ini bisa teman-teman cari di supermarket. Jika ingin tahu lebih jelas tentang cara membuat bumbu Taco, kalian bisa baca di sini

Udah penasaran ya bagaimana cara membuat kentang gorengnya? Yuk kalau gitu disimak resepnya berikut ini.

MINGGUKU BERCERITA

Wednesday, January 14, 2015


Source: Google images, edited by Nissa

Assalamu’alaikum.

Bagaimana kabar pembaca sekalian? Memasuki minggu kedua di awal tahun 2015, adakah resolusi yang sudah kalian lakukan untuk segera diwujudkan? Atau apakah kalian justru masih menyusun resolusi untuk tahun ini?

Membuat resolusi biasanya menjadi agenda tahunan bagi sebagian orang untuk mengawali datangnya tahun yang baru. Resolusi berisi segala hal yang ingin dicapai dalam jangka waktu 365 hari ke depan. Nah, berhubung kebetulan saya memang belum membuat resolusi untuk tahun 2015 ini, saya akhirnya jadi semangat untuk mengikuti Blog Post Challenge yang diadakan oleh Indonesian Hijab Blogger (IHB) team, dengan tema pertamanya adalah membuat resolusi blog tahun 2015. Wah, seru ya!!!

Tapi ngomong-ngomong, daftar resolusi yang saya buat sangat simple lho. Resolusi blog saya di tahun ini adalah:

"MINGGUKU BERCERITA"

Lho, kok simple banget? He he he. Iya memang sangat simple. Sesuai dengan judul tulisan saya ini, saya ingin sekali bisa lebih berkarya dan lebih banyak menghasilkan tulisan, yakni caranya dengan setiap minggu bercerita! 

Saya akui saya sering sekali lho kena penyakit writer's block. Dalam beberapa bulan, tak jarang saya bahkan tidak sempat ataupun tidak ada ide untuk menulis. Oleh karena itu, tahun ini saya ingin sekali bisa sering menulis, paling tidak satu kali dalam seminggu. Makanya saya senang banget ada challenge dari IHB team. Saya bisa jadi makin semangat membuat tulisan di blog. Tentu saja tulisan itu akan banyak bercerita tentang karya-karya fiksi saya, resep makanan yang pernah saya buat serta sharing pengalaman maupun tips and trik seputar studi, perjalanan wisata dan kegemaran saya yang lain. Saya akan mengurangi tulisan-tulisan yang tidak perlu, curhat contohnya, he he he. 

Intinya, tahun ini, insyaa Allah, saya harus terus semangat menulis yang tentunya menulis sesuatu yang bisa bermanfaat bagi teman-teman pembaca, termasuk cerita-cerita fiksi yang bisa jadi teman ngopi atau ngeteh di kala sore, he he he. Jadi ingat sebuah pepatah Cina yang isinya seperti ini:

"When someone shares something of value with you and you benefit from it, you have a moral obligation to share it with others."

Semoga kita selalu bisa saling berbagi informasi yang bermanfaat ya...! Mari semangat menulis! :)

*Tulisan ini diikutsertakan dalam IHB Blog Post Challenge 2015

Source: http://indonesianhijabblogger.blogspot.com.au/

TUNGGU AKU DI JAKARTA

Saturday, January 03, 2015



Dua hari lagi.
Lelah sudah aku menunggu detik-detik keberangkatanku.
Karena semakin aku menunggu, semakin aku ragu untuk berjumpa denganmu.

Akan tetapi, membayangkan perjumpaan kita kembali membuat tenang hati ini.
Melihat senyum manismu dan merasakan peluk hangatmu adalah surgawi.
Rasa yang sudah setahun ini tak lagi sama kurasa.

Dua hari lagi.
Selesai sudah aku merangkul mimpiku di kota ini.
Berjuta kejutan dan keajaiban telah dia hadirkan untukku.

Dan, kini saatnya aku pulang.
Kembali menjemput kehidupan yang sempat kutinggalkan.
Berharap semua itu telah rapi kau simpan.

Jadi, tunggu aku ya!


Tunggu aku di Ibukota.


Sydney, 3 Januari 2015
Dini hari

*Prosa ini dipersembahkan untuk keluarga, teman dan sahabat tercinta

Follow My Instagram

© A Little Bit of Nisa. Design by Fearne.