ADA DIA DI MATAMU

Wednesday, February 29, 2012

Rindu ini tak terbendung rasanya. Sudah seminggu aku tak bertemu dengannya. Masih saja kuingat kejadian malam itu di bioskop tempat dia menyatakan cintanya padaku. Rangkaian bunga yang dia berikan masih tersusun rapi di sudut kamar. Tiap kali aku merindukannya, kulihat rupa bunga itu. Bunga mawarnya sudah sedikit tidak segar dan harumnya perlahan memudar. Padahal aku tak lupa mengganti airnya setiap dua hari sekali.

Hari ini tepat hari sabtu - seminggu setelah dia menembakku. Aku terdiam di depan komputer - menyusun beberapa kata untuk dituang di dalam blogku. Sesekali kubuka jendela lain - Facebook, Twitter, dan Tumblr - berharap ada kiriman wall, tweet, atau postingan darinya yang menyebutkan dia merindukanku, dia sudah tak sabar menemuiku, dia menginginkan aku di sisinya saat ini - ahh.. kata-kata apa saja yang mengisyaratkan rasa rindunya padaku. Tapi, entah karena dia terlalu sibuk dan tak punya waktu, tak jua kudapatkan kiriman itu. Hanya sms terakhirnya yang masih kusimpan di ponselku. 
"Ta, apa kabar? Hari ini di Bandung hujan deras. Aku mungkin tiba di Jakarta minggu malam, jadi malam minggu ini kita belum bisa bertemu. Maaf. - Salam, Andra"
Aku terdiam, melamun, masih memandangi bunga mawar yang terangkai di atas meja dekat tempat tidurku itu. Sesekali aku mengingat kembali isi pesannya tadi, kenapa tidak ada kata-kata rindu untukku. Apa dia tidak merindukan aku? Aduh, aku kekanak-kanakan sekali.

JADILAH MILIKKU, MAU?

Sunday, February 05, 2012

Udara siang ini begitu terik, berbeda dengan Jumat kemarin. Aku tertidur pulas semalam. Tidur diiringi dengan iringan hujan memang sungguh nikmat. Sepanjang jumat kemarin cuaca memang tidak bersahabat. Dari pagi hingga sore hari, angin berhembus kencang, dan ditutup dengan hujan lebat di malam hari. Alhasil seperti biasa, suasana ibukota di kala jam pulang kantor kemarin sangat padat. Aku pun sampai di rumah sudah agak larut.  

Hari ini aku sudah punya rencana pergi keluar. Semenjak kejadian hari kamis lalu, Andra jadi sering sekali menghubungiku. Dia mengajakku kencan lagi hari ini. Dia terus menerus berjanji tidak akan mengulangi kejadian di kencan pertama kami. Aku tak terlalu bersemangat menanti waktu kencan kami yang kedua. Aku memulai aktivitas sehari-hariku dengan mencuci beberapa pakaian kotor dan memasak. Di kos-kosanku ini, setiap penghuni selalu mendapat jatah memasak setiap harinya secara bergantian. Kebetulan sang pemilik kosan menerapkan ini agar bisa membangun kebersamaan dan kenyamanan di antara penghuni. Bagi siapa yang tidak bisa memasak, dia dapat menyiapkan makanan dari luar secara sukarela, berapapun harganya, tidak ada batasan.

Aku yang selalu mendapat jatah hari sabtu, mengharuskanku pergi ke pasar setiap pagi dan memasak untuk teman-teman dan Ibu Atik, sang pemilik rumah beserta kedua anak perempuannya yang masih gadis. Hari ini tidak seperti biasa aku bangun pagi. Aku agak kesiangan sehingga aku sudah tak sempat pergi ke pasar. Aku memutuskan membeli bahan-bahan memasak di warung sayur dekat rumah. Sesampainya di warung sayur, tidak banyak yang dijual di warung tersebut. Hanya beberapa jenis sayuran, seperti bayam, kangkung, dan sop-sopan. Bahan lauk pun tak terlalu banyak, hanya ada beberapa bungkus cumi segar, 2 ekor ayam, dan setengah kilo daging sapi has dalam. Sang pedagang mengaku karena hujan semalam, dia terlambat tiba di pasar subuh tadi. Aku tak ambil pusing. Akhirnya aku membeli 3 bungkus cumi, dan sayur sop-sopan. Rencananya akan kumasak Cumi Goreng Tepung dan Sayur Capcai. Teman-teman kosanku suka sekali dengan seafood dan aku yakin menu hari ini bisa jadi menu favorit mereka.

Tiga menu hidangan akhirnya selesai kusiapkan tepat jam 11 siang. Semua penghuni mencium aroma sedap dari dalam dapur dan mereka berlarian keluar kamar. Jam makan siang pun dimulai. Aku senang akhirnya hidanganku hari ini benar-benar jadi menu favorit mereka.

Menunggu hingga jam 3 tanpa melakukan apa-apa memang sungguh membosankan. Aku pun membuka laptopku dan mulai menuliskan beberapa tips memasak di blog pribadiku. Suara ponselku berdering kencang. Ada sms masuk.

Follow My Instagram

© A Little Bit of Nisa. Design by Fearne.